Selasa, 18 September 2012

[klubcinta] Tulisan: "Doa Ibu yang Kulecehkan"

 

Pasang iklan di bulletin kami dengan Pick Up Point di berbagai Mall dan
Resto: http://myyemayo.blogspot.com/p/pasang-iklan-di-bulletin-kami.html
 
DOA IBU YANG KULECEHKAN
 
Dari kecil aku memang dikenal sebagai anak perempuan
pemberontak. Melihat ayahku naik pitam atau ibuku menangis tersedu-sedu karena
ulahku, itu pemandangan biasa. Ayah, ibu dan adik-kakakku, semua baik-baik
saja, memang hanya aku yang selalu melihat lingkungan sekitarku seperti
memusuhiku dan aku merasa perlu untuk menunjukkan pada semua orang bahwa aku
tidak memerlukan siapa-siapa di dalam hidup ini. Tak ada orang di rumahku yang
dapat menyelesaikan kalimat-kalimat mereka jika berbicara denganku, sebelum
selesai kalimat mereka aku sudah memaki mereka atau pergi dan membanting pintu
kamarku agar mereka tahu bahwa aku tidak perlu nasehat mereka.
    
Satu hal aneh yang selalu kudengar jika malam-malam
melewati kamar orangtuaku, seringkali aku mendengar ibuku mengulangi doanya
yang sama untuk anak-anaknya, dan doa untuk diriku akan berbunyi demikian,
"Terimakasih Tuhan, Kauberikan Vera di dalam hidupku. Kami memang tak sering
berbicara bersama tapi aku sangat menyayangi anakku. Jagalah Vera dimanapun ia
berada. Berkatilah ia selalu dengan hidup yang baik." Bagiku, berdoa seperti
itu terasa sungguh berlebihan, tak ada gunanya, entahlah siapa yang akan
mendengarkan. Perasaanku pun relatif biasa saja ketika ibuku meninggal karena
penyakitnya. Bagiku, semua orang pasti mati, tidak ada yang perlu terlalu
dipikirkan atau ditambahkan dengan doa yang bertele-tele.
     
Namun ada satu hari yang telah merubah cara pandangku
yang naif. Hari itu bayiku yang berusia satu minggu terbujur membiru di ruang
gawat darurat, aku merasa duniaku bagai runtuh tak terkira. Aku merasa menjadi
seorang yang paling tak berdaya di dunia, aku akan melakukan hal apapun, jika
perlu aku akan merangkak dan menyembah kaki siapapun yang bisa menyelamatkan
bayiku. Di dalam kepanikan yang luar biasa itu, aku berdoa, "Tuhan, berikan
anakku kesembuhan." Tiga malam bayiku berada di ruang ICU dengan keadaan tidak
stabil. Tiga malam pula aku berdoa tak hentinya untuk anakku, selama tiga malam
itu pula hatiku bertambah sedih mengingat ibuku yang juga tak pernah berhenti
mendoakan agar aku diberkati dengan hidup yang baik. Dulu doa-doanya untukku
sering kulecehkan, tapi kini aku mengerti betapa pentingnya doa itu, betapa
besar harapan ibuku agar aku memiliki hidup yang baik sebesar harapanku  meminta agar bayiku dapat terus hidup.
    
Dan ketika bayiku tak terselamatkan, aku masih terus tak
henti-henti berdoa agar Tuhan memberikannya hidup yang baik di Surga. Tuhan memang
tidak mengabulkan doaku, tapi IA mengabulkan doa ibuku agar aku memiliki hidup
yang baik karena kejadian itu telah meruntuhkan kesombonganku dan mengajarkanku
untuk lebih berserah pada Tuhan terutama di dalam mendidik 2 putraku sekarang
ini.
 
Yacinta Senduk SE, SH,
MBA, LLM
Principal of Yemayo Advance Education Center - Kursus Kecerdasan
Pribadi Pertama di Indonesia untuk usia 2 s.d 19 tahun
FB fanpage: Yacinta Senduk
Follow twitter:
@Yacinta_Senduk
Add Yemayo-AEC BB Pin:
2736346A untuk twitter keluarga harian
Mari
berkenalan dengan Pre-School kami untuk usia 2 s.d 6 tahun, dengan konsep interaksi
penuh dengan murid, harga bersahabat dan sangat bermutu tinggi: www.juniory-pre-school.blogspot.com

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
ajang jodoh anak manusia - indonesia
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar